Posts

Showing posts from 2022

Haneda atau Narita?

Image
Untuk yang baru pertama kali mengunjungi Jepang, mungkin akan sedikit kebingungan ketika hendak membeli tiket pesawat. Harus masuk via Haneda atau Narita? Saranku, pilih saja tiket pesawat yang termurah 😁 Karena Jepang adalah negara maju dengan sarana transportasi yang sangat baik. Jadi walaupun Narita lebih jauh dari pusat kota Tokyo, tidak akan terasa jauh karena banyak pilihan transportasi yang bisa digunakan. Walaupun ongkosnya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan ongkos dari Haneda, tapi masih tetap lebih untung dari selisih harga tiket pesawat kan?😀 Jika mendarat di Haneda, kita bisa menggunakan moda transportasi monorail menuju pusat kota Tokyo. Monorail beroperasi dari pukul lima pagi hingga 12 malam. Sedangkan jika mendarat di Narita, kita bisa menggunakan banyak pilihan. Ada dua pilihan yang terbaik menurutku, yaitu NEX dan Bus. Monorail Bandara Haneda NEX (Narita Express) merupakan kereta ekspress yang bisa mengantarkan kita ke pusat kota Tokyo paling cepat. Tapi, kita ...

Tokyo

Image
Kota pertama yang kami kunjungi di Jepang, Desember 2016 Hal yang sangat lumrah ketika kita mengunjungi suatu negara adalah mengunjungi ibukota negara tersebut. Dengan rute penerbangan yang paling gampang dicari dan harga tiket yang biasanya lebih murah.  Bandara Haneda Tokyo Begitulah, dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia, kami menjejakkan kaki di bandara Haneda. Kami mengambil red-eye flight , dengan harapan dapat menghemat waktu. Sehingga, ketika kami tiba di Tokyo pagi hari, kami bisa langsung ke penginapan, menyimpan barang dan lanjut jalan-jalan.  Eits, tidak semudah itu, fulgosso. Rencana tinggallah rencana. Kami baru selesai cek imigrasi pukul sepuluh. Selesai ambil bagasi, clingak clinguk di bandara sambil mencari info yang memakan waktu sejam. Perjalanan ke penginapan plus cari jalan dan kesasar juga memakan waktu yang kurang lebih sama. Sehinggga, kami baru tiba pukul duabelas siang, saat perut meminta jatah isian. Sesampainya di hotel, kami menyimpan baran...

Desember 2016

Image
Ini adalah waktu pertama kami jalan-jalan ke luar negeri. Kami memilih Jepang karena negara tersebut sangat menarik perhatian sejak saya mengunjunginya pertama kali di tahun 2013. Tapi saat itu, bukan untuk jalan-jalan. Jadi saya bertekad untuk kembali ke Jepang untuk jalan-jalan, bersama suami dan anak. Anak saya lahir tahun 2014. Namun, kami butuh waktu untuk mengumpulkan tekad dan dana tentunya. Sehingga cita-cita saya untuk kembali ke Negeri Sakura itu baru terwujud di akhir 2016. Kami memilih musim dingin, dengan alasan yang sama dengan kebanyakan wisatawan dari negeri khatulistiwa. Tidak ada alasan spesial lainnya 😁 Desa Shirakawago  Sejak itulah, kami mulai memasukkan perjalanan ke Jepang sebagai agenda rutin tiap tahun. Bahkan, pada tahun 2018, kami tiga kali ke Jepang. Dalam rangka memanfaatkan visa mutiple yang kami apply pada tahun 2017.  Untuk detil per kunjungan, akan dituangkan di blog ini. Semoga foto-foto jaman dulu masih bisa ditemukan. Selain itu, tentu saja...

2022 dan jepang

Image
 2022!!! Ya, kita sudah memasuki tahun 2022. Tahun kedua kita menjadi saksi pandemi covid19. Tahun kedua kita membatasi diri untuk tidak menjadi penyebar virus ke orang lain. Dan tentu, tahun kedua kami tidak mengunjungi Jepang.  Betapa kangennya sama negara Sakura tersebut, karena biasanya tiap tahun kami selalu berkunjung ke Jepang. Kenapa Jepang? Yaaa, kenapa tidak? 😁 Kawazu, Februari 2020